Tampilkan postingan dengan label GENRE ROCK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GENRE ROCK. Tampilkan semua postingan

Selasa

Profile Yngwie Malmsteen



Lars Johann Yngve Lannerback
Join Date 1970-01-01
Nama Lengkap Lars Johann Yngve Lannerback
Nama Yngwie Malmsteen
Tempat lahir Stockholm, Swedia
Tanggal Lahir 1963-06-30
Group Band Terdahulu Steeler (1983), Alcatrazz (1984)
Side Project G3 (2004)
Endorsement Fender, Dean Markley
Website www.yngwiemalmsteen.com
Instrument Yang Mampu Dimainkan Gitar, bass, biola
Proses Belajar Otodidak
Spesialisasi Sweep

Yngwie Malmsteen merupakan pelopor yang melahirkan seluruh gitaris shredder yang kami tampilkan di website ini. Setelah Eddie Van Halen (Van Halen) pertama kali membawakan tembang "Eruption" pada tahun 1978 yang memperkenalkan teknik "two handed tapping", Yngwie meluncurkan album klasik baroque shred debutnya "Rising Force" yang mengegerkan komunitas gitar rock, menciptakan standar baru untuk kecepatan & keahlian dalam bermain. Warna "Neo-Classical" yang di bawahkan Yngwie adalah berdasarkan struktur komposisi dari J.S Bach (1685-1750) dan Niccolo Paganini (1782-1840).

Setelah itu muncul para gitaris shredder yang menghasilkan sekian banyak album yang sukses. Hampir setiap minggu muncul gitaris baru yang mengklaim dirinya sebagai gitaris baru yang paling cepat di dunia. Sebagai contoh: Paul Gilbert, Marty Friedman, Jason Becker, Richie Kotzen, Vinnie Moore, Tony Macalpine, Greg Howe, dll. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Yngwie merupakan pahlawan gitar yang patut diacungi jempol.

Pernikahan ayah Yngwie (seorang kapten tentara) dan ibunya (Rigmor - seniman) diakhiri dengan penceraian tidak lama setelah Yngwie lahir. Di samping itu Yngwie juga memiliki seorang kakak perempuan bernama Ann Louise dan kakak lelaki Bjorn. Yngwie terlahir sebagai anak bungsu yang liar, tidak bisa diatur dan ceria.

Pada awalnya Yngwie mencoba untuk mempelajari piano dan trumpet tetapi ia tidak dapat menguasai alat musik tersebut. Acoustic guitar (gitar bolong) yang dibeli oleh ibunya pada waktu dia berusia 5 tahun juga tidak disentuh Yngwie dan dibiarkan bergelantung di dinding.

Sampai akhirnya pada tgl 18 September 1970, Yngwie melihat sebuah acara spesial mengenai meninggalnya Jimi Hendrix. Di situ Yngwie yang masih 17 tahun tsb menyaksikan bagaimana Jimi Hendrix menghasilkan bunyi feedback guitar dan membakar gitarnya di depan penonton. Pada hari wafatnya Jimi Hendrix tsb lahirlah permainan gitar Yngwie.

Yngwie yang penasaran tersebut kemudian membeli sebuah Fender Stratocaster murah, mencoba memainkan tembangnya Deep Purple dan menghabiskan banyak waktu untuk mengetahui rahasia dari alat instrumen dan musiknya sendiri. Kekaguman Yngwie terhadap Ritchie Blackmore (gitaris Deep Purple) yang dipengaruhi oleh musik klasik dan kekaguman terhadap kakak perempuannya yang sering memainkan komposisi Bach, Vivaldi, Beethoven, dan Mozart, memberikan ide kepada Yngwie untuk menggabungkan musik klasik tersebut dengan musik rock. Yngwie terus bermain seharian penuh sampai tidurpun dia masih tetap bersama gitarnya.

Pada usia 10 tahun, Yngwie menggunakan nama kecil dari ibunya "Malmsteen", mengfokuskan seluruh energi dia dan berhenti bersekolah. Di sekolah Yngwie dikenal sebagai pembuat onar dan sering berantem, tetapi pintar dalam pelajaran bahasa Inggris dan seni. Ibunya yang menyadari bakat musiknya yang unik, mengizinkan Yngwie tinggal di rumah dengan rekaman dan gitarnya. Setelah menyaksikan violinis Gideon Kremer membawakan komposisi Paganini: 24 Caprices di televisi, Yngwie akhirnya mengetahui bagaimana cara mengawinkan musik klasik dengan skill permainan dan karismanya.

Yngwie dan beberapa temannya merekam 3 lagu demo dan dikirim ke studio rekaman CBS Swedia, tetapi rekaman tersebut tidak pernah digubris atau diedarkan. Oleh karena frustasinya, Yngwie menyadari bahwa dia harus meninggalkan Swedia dan mulai mengirimkan demo rekaman dia ke berbagai studio rekaman di luar negeri. Salah satu dari demo tape Yngwie ternyata jatuh ke tangan konstributor Guitar Player dan pemilik Shrapnel Records: Mike Varney. Akhirnya Yngwie mendapat undangan ke Los Angeles untuk bergabung dengan band terbaru Shrapnel: "Steeler" dan seterusnya yang disebut sebagai sejarahnya. Pada bulan February 1983 Yngwie berangkat dari Swedia ke Los Angeles dengan bekal keahlian dan gaya permainan barunya.

Selanjutnya permainan Yngwie dikenal dunia dengan permainannya yang sangat cepat di intro lagu "Hot On Your Heels". Yngwie kemudian pindah ke group band Alcatrazz, sebuah band yang bergaya "Rainbow" dan didirikan oleh penyanyi Graham Bonnett. Walaupun telah bergabung dengan Alcatrazz yang menampilkan sekian banyak solo hebat di lagu "Kree Nakoorie", "Jet to Jet," dan "Hiroshima Mon Amour", Yngwie masih merasa terlalu dibatasi oleh band itu sendiri. Akhirnya Yngwie berpikir bahwa hanya album sololah yang menjadi solusi terbaik.

Album solo pertama Yngwie: Rising Force (kini dinobatkan sebagai kitab musik rock Neo-Classical) berhasil memasuki nomor 60 di tangga Billboard charts untuk musik instrumental gitar tanpa berbau komersil. Album ini juga memenangkan nominasi Grammy untuk Instrumental Rock Terbaik. Tidak lama kemudian Yngwie terpilih sebagai Gitaris Pendatang Baru Terbaik di berbagai majalah dan media, Gitaris Terbaik Tahun Itu, dan Rising Force menjadi Album Terbaik untuk tahun itu juga.

Pada 22 June 1987 mendekati ultah Yngwie yang ke-24, Yngwie mengalami kecelakaan dengan mobil Jaguarnya yang mengakibatkan dia koma hampir seminggu. Penyumbatan darah pada otak Yngwie juga menyebabkan tangan kanannya tidak berfungsi. Karena takut akan karirnya yang akan berakhir itu, Yngwie dengan susah payah mengikuti terapi untuk memulihkan kembali tangan kanannya. Setelah itu Yngwie mendapat cobaan lagi dari kematian ibunya di Swedia akibat penyakit kanker yang menghabiskan banyak biaya medical. Jika Yngwie orang lain, mungkin sudah menyerah dengan nasib seperti itu, tetapi Yngwie justru berubah dan kembali ke musiknya dengan semangat tinggi.

Setelah itu Yngwie meluncurkan album yang laris manis seperti Odyssey, Eclipse, Fire & Ice, Seventh Sign, I Can't Wait, Magnum Opus, Inspiration, Facing the Animal, Alchemy, War To End All Wars dan akhirnya Yngwie berhasil mewujudkan cita-citanya untuk bermain bersama sebuah Orkestra penuh di salah satu album terbarunya: Concerto Suite for Electric Guitar and Orchestra in Eb minor, Op. 1 (tahun 1998).

Ketika merelease albumnya Eclipse (1990), Yngwie sempat tour dan membuat konser yang sukses di Indonesia (Jakarta, Solo, & Surabaya). Rencananya pada bulan July 2001 ini Yngwie juga akan konser kembali di Indonesia, namun dibatalkan karena pemerintah USA & istrinya menasehati Yngwie akan keamanan politik di Indonesia. Padahal tiket Yngwie sudah sempat laku keras di Indonesia, penggemar Yngwie di Indonesia boleh kecewa. Kapan lagi Yngwie akan konser di Indonesia apabila keadaan politik Indonesia masih seperti ini?
Album-album berikutnya adalah Attack!! yang memuat nomor hits instrumental Baroque & Roll. Pada tahun 2003, Yngwie diajak bergabung dalam formasi G3 bersama Joe Satriani dan Steve Vai yang menelurkan 1 album dan 1 video. Setelah selesai tur bersama G3, ia merampungkan album terbarunya Unleash The Fury. Album tersebut direlease diawal taun 2005.

GITAR TERMAHAL DIDUNIA


Berapa harga gitar termahal yang anda ketahui? Rp. 100 juta? Rp. 200 juta? Sangat jarang sekali harga sebuah gitar mencapai ratusan juta tanpa embel-embel di belakangnya. Biasanya harga satu buah gitar tak lebih dari 8 digit. Tingginya harga sebuah gitar biasanya disebabkan oleh sejumlah faktor seperti dalam event apa gitar itu dijual, dan siapa pemiliknya.
Berikut ini adalah daftar 3 besar gitar termahal di dunia (dirangkum dari berbagai sumber) :
Tempat ke-3 diduduki oleh Gibson ES-335 1964 milik Eric Clapton yang terjual dengan harga USD 847.500 atau setara dengan Rp. 7.881.750.000,- (Rp. 7,8M). Sementara posisi ke-2 ditempati oleh Fender Stratocaster 'Blackie'. Juga salah satu gitar bersejarah dari Eric Clapton. Gitar yang diberi nick name Blackie ini terjual dengan harga USD 959.500. Harga gitar ini setara dengan Rp. 8.635.500.000,- (Rp. 8,6M). Yang menarik, 'Blackie' pada awalnya hanya ditawarkan dengan harga kisaran USD 150.000 sebelum akhirnya membengkak hingga lebih dari 6 kali lipatnya.

Sementara di posisi teratas yang memegang rekor harga gitar termahal didunia dipegang oleh Fender Stratocaster Standar Series yang ditandatangani oleh sejumlah musisi seperti Jimmy Page, Eric Clapton, Mick Jagger, Brian May, Liam Gallagher, Jeff Beck, Pete Townshend, Ray Davies, David Gilmour, Bryan Adams, Tony Iommi, Mark Knopfler, Angus Young, Malcolm Young, Keith Richards, Ronnie Wood, Paul McCartney, Sting, dan Noel Gallagher.

Gitar tersebut terjual dalam sebuah lelang di Doha, Qatar, dalam rangka acara pengumpulan dana bagi korban bencana Tsunami yang sempat memporak-porandakan sejumlah wilayah di Asia dimana Aceh menjadi salah satu wilayah yang terkena dampak kerusakan terbesar.

Gitar tersebut terjual dengan harga USD 2.800.000. Atau jika dirupiahkan dengan kurs USD 1 = Rp. 9000,- maka harga gitar tersebut adalah Rp. 25.200.000.000,- (Rp. 25,2 M)! Sebuah angka yang sangat fantastis. Selain dapat membantu korban tsunami, uang sebanyak itu juga dapat ditukar dengan sekitar 2500 buah Fender Stratocaster American Standard untuk diberikan kepada sekitar 2.500 anggota Gitaris.com jika harga gitar tersebut per buahnya dihitung @Rp. 10.000.000,-

Dari 3 daftar gitar termahal di dunia tersebut, nama Eric Clapton selalu terlibat didalamnya. Baik sebagai pemilik, maupun sebagai pihak yang membuat harga gitar tersebut menjadi semakin mahal. Mudah-mudahan hal seperti ini dapet ditiru oleh setiap gitaris di belahan dunia manapun.GITAR TERMAHAL DIDUNIA

BIODATA GITARIS-GITARIS BERPENGARUH

Joe satriani

Nama Lengkap: Joe Satriani

Website Resmi: Satriani.com

Tempat/Tgl Lahir: 15 Juli 1956 di Westburry, New York, USA

Group Band Saat Ini: Joe Satriani

Group Band Sebelumnya: The Squares

Pengaruh: Jimi Hendrix, Ritchie Blackmore

Gitar: Ibanez JS Series

Keahlian: Tapping, Alternate Picking, dll

Joe Satriani, pertama kali belajar gitar pada saat berumur 14 tahun. Pada umur 15 tahun, Joe sudah mengajar gitar (selama 3 tahun) kepada beberapa muridnya yang antara lain adalah Steve Vai, Kirk Hammet (Metallica) dan Larry LaLonde (Primus). Dapat dibayangkan betapa tekunnya dan cepatnya Joe mendalami permainan gitarnya.


Sambil mengajar di Second Hand Guitar, Berklee, Joe merilis albumnya yang pertama tahun 1986 yang berjudul Not Of This Earth. Tahun berikutnya, Surfing With The Alien dirilis dan mendapatkan gold dan platinum sales. Tahun 1989 Surfing in a Blue Dream pun dirilis dan mencapai angka 750.000 keping untuk penjualannya dan masuk ke nominasi Grammy Awards. Tahun 1992 The Extremist dirilis yang juga masuk nominasi Grammy Awards dan mencapai peringkat 24 di Billboard chart.


Tahun berikutnya, Time Machine (dobel CD) dirilis. Di tahun 1995 album yang berjudul Joe Satriani dirilis dan lagu My World masuk nominasi Grammy Awards. Tahun 1998 Joe merilis albumnya yang ke delapan berjudul Crystal Planet.


Di tahun 2000 Joe merilis album Engines Of Creation. Di album ini Joe melakukan eksperimen dengan rekaman menggunakan rhytm-rhytm yang dibuat di komputer. Tahun 2001 Joe merilis album live nya Live in San Fransisco.


Selain merilis album solonya, Joe Satriani juga merupakan penggagas diadakannya G3. Bersama Steve Vai, Joe sudah beberapa kali mengadakan konser G3 dengan dewa gitar lainnya seperti Eric Johnson (1996), Adrian Leggs, Kenny Wayne Shepherd dan Robert Fripp (1997), Michael Schenker dan Uli John Roth dengan Brian May sebagai Guest Star untuk show di London dan Patrick Rondat di Perancis (1998) dan John Petrucci (2001).


Joe Satriani juga berpartisipasi dalam proyek Merry Axemas-nya Steve Vai dan memainkan satu lagu Silent Night yang di aransemen ulang dan juga pernah mengisi posisi gitar untuk Deep Purple di tahun 1990an.


Setelah Engines of Creation album seperti apalagi yang akan dirilis Joe Satriani berikutnya? Kita nantikan saja!!


Dave mustaine

Nama Lengkap: Dave Mustaine

Tempat/Tgl Lahir : La Mesa, California / 13 September 1961

Grup Band Saat Ini : Megadeth

Grup Band Sebelumnya : Panic, Metalicca, MD 45

Gaya Permainan : Thrash Metal

Gear : ESP Flying V Dave Mustained Signature, ESP Special edition “Dave Mustained Series, Rocktron Prophesy pre-amps, Marshall EL34 100/100 power amps, Marshall PB100 Powerbrakes

Band Favorit : Iron Maiden, Saxon, Motörhead, Venom

Album Favorit : AC/DC - Let There Be Rock, Led Zeppelin - Presence



Dave Mustaine adalah salah satu musisi metal yang genius. Kemampuannya bermain gitar sudah bisa dikatakan menyamai musisi professional pada usia 15 thn.pada usia itu juga ia membentuk band yang diberi nama Panic. Namanya mulai terkenal saat ia mengikuti audisi gitaris Metallica dan terpilih sebagai lead guitar Metallica. Saat itu James Hetfield dan Lars Ulrich sangat terkagum-kagum dengan keahlian dan kecepatan tangannya. Bersama Metalicca merka menjadi band metal yang paling disegani. Namun ia dipecat karena masalah personal dengan James, selain itu kebiasaan dan temperamennya yang buruk jaga menjadi salah satu penyebabnya.


Keluar dari Metalicca ia membentuk Megadeth dengan basis Dave Ellefson yang masih exis sampai sekarang meski telah berganti-ganti personil. Megadeth pertama kali merelease album di tahun 1984 dengan judul Killing Is My Business...And Business Is Good. Album yang direlease dibawah label independent ini terbilang cukup sukses penjualannya. Hal tersebut menarik minat Capitol Records yang merupakan major label untuk merekrut Dave cs. Akhirnya tahun 1986 album Peace Sells...But Who's Buying? direlease. Seperti dugaan sebelumnya, album ini sukses dipasaran hingga mendapat platinum.


Masalah kemudian muncul ketika Dave makin terlibat dengan alkohol dan obat-obatan terlarang. Di album ketiga yang berjudul So Far So Good... So What?! ia melakukan beberapa pergantian personel. Album ini juga berhasil mendapat platinum dan menduduki posisi nomor 28 di charts.


Sekitar tahun 1990an, ketergantungan heroin makin menimbulkan permasalahan-permasalahan baru. Ia kembali melakukan pergantian personel dengan memasukan gitaris Marty Friedman (ex. Cacophony). Album Rust In Peace pun direlease. Album ke empat ini lebih berhasil ketimbang album-album terdahulu. Nama Dave Mustaine makin dikenal dan sering sekali menghiasi cover majalah musik. Salah satu kelebihan Dave Mustaine adalah kemampuannya bermain gitar sambil bernyanyi


Dave semakin menemukan ramuan yang pas untuk bandnya ini, terbukti pada tahun 1992 ia kembali merelease album terbaru yang berjudul Countdown to Extinction. Lagi-lagi Megadeth meraih sukses yang lebih baik. Nama mereka makin berkibar dan sempat duduk di posisi nomor 2 di charts hingga diganjar double platinum.


Album-album berikutnya, Youthanasia (1994), kemudian Cryptic Writing (1997), Risk (1999). Megadeth sempat menyelenggarakan konser di Indonesia. Rencananya show tersebut akan digelar di Jakarta, namun kondisi keamanan yang saat itu sedang sangat buruk membuat panitia memindahkan lokasi ke Medan.


Tahun 2002 Dave sempat mengalami kecelakaan yang menyebabkan ia tidak bisa lagi bermain gitar. Hal tersebut membuat ia keluar / membubarkan Megadeth. Namun 2 tahun kemudian saat cederanya pulih, ia memutuskan untuk kembali melanjutkan Megadeth dan merelease album The System Has Failed


Joe perry

Nama Lengkap: Joe Perry

Tempat/Tgl Lahir : Lawrence, Massachusetts / 10 September 1950

Grup Band : Aerosmith

Grup Band Sebelumnya : Flash, Hopedale Band, Pipedream, Plastic Glass, Jam Band and Joe Perry Project

Gitar : 2 Gibson “The Boneyard” Joe Perry Model (one with bigsby), Gibson “Blackburst” Joe Perry Custom Model, Gibson “Billie” Lucille custom (His wife photo airbrushed), Gibson guitar (various models), Fender guitar (various models), Gretsch Black Falcon, Gretsch Duo-jet Double neck, Dean Armstrong/Ampeg and much more…

Efek : Digitech whammy wh-1, Electro Harmonix, Vox wah, Crybaby wah, Fulltone, Line 6 DL-4 and MM4 dll

Ampli : Gibson Goldtone amps, Fender amps, Marshall amps, Vox amps dan Orange amps

Pengaruh Musikal: Chuck Berry, The Beatles, Elvis Presley, Jimi Hendrix, Led Zeppelin, Rolling Stones, BB King etc.

Gaya Permainan : Blues, Rock N Roll



Joe Perry merupakan salah satu gitaris rock n roll terbaik di Amerika. Ia bersama Aerosmith sudah menjalani karir bermusik selama 30 tahun lebih. Ia belajar gitar pada saat berumur 6 tahun setelah diberikan ukulele oleh pamannya. Tak lama kemudian Joe Perry mendapatkan gitar listrik pertamanya yang dibelikan oleh ayahnya. Joe tidak pernah mengambil kursus gitar sama sekali. Semua dipelajari dengan otodidak. Semua teknik permainan gitarnya adalah murni feeling.


Pada saat berumur 14 tahun ia membentuk band pertamanya bernama Flash. Setelah membentuk beberapa band, Ia bertemu dengan Tom Hamilton yang akan menjadi Bassist Aerosmith saat membentuk Jam Band. Kemudian pertengahan tahun 1969 Joe dan Tom bertemu dengan Steven Tyler yang pada saat itu sedang manggung bersama bandnya Chain Reaction di sebuah klub bernama The Barn di daerah Lake Sunapee, New Hampshire. Joe sangat kagum dengan permainan bandnya Steven saat itu.


Tak lama kemudian Joe perry dengan Jam band manggung di The Barn dan mengajak Steven Tyler yang pada saat itu sedang memotong rumput untuk datang melihatnya. Setelah tidak ada yang dilakukan Steven datang ke The Barn dan sangat terkesima melihat Joe Perry memainkan lagu dari Fleetwood Mac yang berjudul Rattlesnake Shake. Setelah band dari Steven maupun Joe Perry bubar, mereka mulai nongkrong bareng dan berencana membuat band. Pada musim panas tahun 1970 Joe Perry, Tom Hamilton, Steven Tyler pindah ke Boston dan merekrut Joey Kramer sebagai drummer dan Brad Withford sebagai gitaris. Dengan formasi ini mereka membentuk Aerosmith dan mulai bereksperimen dengan obat2an dan alkohol.


Aeosmith mulai manggung di klub2 lokal dan menarik perhatian dari Clive Davis yang merupakan presiden dari Colombia Record untuk mengontraknya. Aerosmith merilis album pertamanya yang berjudul Aerosmith pada tahun 1973 dengan single pertama mereka yang berjudul Dream On. Namun album ini tidak begitu sukses di pasaran dan hanya terjual dibawah 100,000 kopi. Pada tahun 1974 dibawah asuhan producer Jack Douglas Aerosmith merilis Get Your Wings dengan single andalan Train Kept a Rollin’ yang merupakan lagu dari The Yardbirds.


Nama Aerosmith mulai besar dan mereka merilis Toys In the Attic pada tahun 1975 yang terjual 6 juta copy dengan lagu2 andalan seperti Sweet Emotion dan Walk This way. Tahun 1976 Aerosmith merilis Rocks yang dengan cepat mendapat platinum dengan lagu2 seperti Back in The Saddle, Last Child, Nobody’s Fault dan Rats in the Cellar. Nama Aerosmith dan Joe Perry semakin besar saat merilis album ini. Album2 berikutnya adalh Draw the Line (1977), Live Bootleg atau bias dibilang album ‘the best of’ Aerosmith (1978) dan Night in The Ruts (1979). Namun karena ketergantungan dari obat2an dan alkohol membuat terjadinya berbagai konflik di dalam Aerosmith. Puncaknya , setelah bermain ‘sold out arena’ di Cleveland pada tahun 1979 Joe Perry menyatakan dia keluar dari Aerosmith. Posisinya digantikan oleh Jimy Crespo. Dan kemudian disusul oleh keluarnya Brad Withford pada tahun 1981.


Joe Perry memutuskan untuk bersolo karir dengan mendirikan Joe Perry Project yang menghasilkan 3 album, Let the Music Do the Talking (1980), I’ve Got Rock ‘n’ Roll Again (1981) dan Once a Rocker, Always a Rocker (1983). Setelah 4 tahun keluar dari Aerosmith, Joe Perry maupun Aerosmith menyadari keajaiban yang mereka miliki saat bersama dan memutuskan untuk reunited pada tahun 1984. Untuk merayakan kembalinya Aerosmith mereka langsung menggelar Back in The Saddle Tour. Kemudian Aerosmith merilis Done With Mirrors (1985), Permanent Vacation (1987) dan Pump (1989).


Pada saat era musik berubah menjadi grunge di tahun 90an Aerosmith masih tetap berkarya dan merilis Get a Grip (1993) dengan lagu2 seperti Cryin’, Amazing, Crazy dan Livin On the Edge. Aerosmith mendapatkan berbagai pengahargaan untuk album ini baik dari Grammy hingga VMA dari MTV. Kemudian Aerosmith merilis Nine Lives (1997), Just Push Play (2001), (O Yeah) Ultimate Aerosmith Hits (2002) dengan single Girls of Summer dan Honkin’ on Bobo (2004) yang merupakan cover dari lagu2 blues classic. Aerosmith juga mengisi beberapa soundtrack film diantaranya Armageddon dengan lagu I Don’t Want to Miss a Thing, Charlie’s Angels dengan lagu berjudul Angel’s Eyes dan Spiderman.


Pada tahun 2005 Joe Perry merilis album solonya yang berjudul Joe Perry dan ia mendapatkan nominasi Grammy dalam kategori best rock instrumental untuk lagunya yang berjudul Mercy. Joe Perry bersama Aerosmith banyak mendapat penghargaan diantaranya Grammy, VMA, Icon dari MTV dan pengahargaan tertinggi untuk musik rock, Rock ‘n’ Roll Hall of Fame. Setelah 30 tahun lebih bermusik Joe dan Aerosmith tidak akan berhenti sampai mereka mengumumkan kapan tour terakhir mereka dan rencananya Aerosmith akan kembali masuk dapur rekaman pada tahun 2006


Gary moore

Nama Lengkap : Gary Moore

Tempat & Tgl Lahir : Belfast (Irlandia Utara), 4 April 1952

Gitar Yang Digunakan : Hamer, Gibson Les Paul, Fender Stratocaster

Gaya Permainan : Hard Rock dan Blues Rock

Grup Band Sebelumnya : Skid Row


Gary Moore adalah salah satu gitaris hard rock yang berpindah haluan ke blues. Bila dibandingkan dengan kebanyakan gitaris blues rock yang lain, Gary bisa dibilang adalah salah satu yang terbaik dalam pemilihan nada. Nada-nada yang dihasilkan sangat penuh dengan emosi, dengan dipadukan sedikit teknik gitar virtuoso. Relatif tak dikenal di Amerika, namun permainannya sungguh luar biasa, permainannya juga banyak mengilhami gitaris-gitaris yang lebih muda seperti Paul Gilbert (Racer-X), Jake E. Lee, Vivian Campbell (Def Leppard), Richie Kotzen, Pay, dll.


Dia pertama kali tertarik dengan musik rock n' roll setelah menyaksikan penampilan Elvis Presley dan The Beatles. Kemudian dia mempelajari permainan dari dua master gitar rock & blues, Jimi Hendrix dan John Mayall. Giat bermain gitar dan tampil di beberapa tempat tanpa sengaja bakat bermain gitarnya terlihat oleh Peter Green yang akhirnya menjadi pembimbing musik Gary. Peter Green inilah yang kemudian menjadi pembimbing musik Gary. Green kemudian memperkenalkan Gary pada dunia bisnis musik dan juga pada musisi-musisi yang lebih senior di Irlandia.

Kemudian Gary membentuk band pertamanya, Skid Row dan pindah ke Dublin. Pada tahun 1970 dia dan bandnya dikontrak oleh CBS sampai mengeluarkan 3 album. Debut mereka tersebut justru tidak dimulai di kota itu melainkan di London, Inggris. Ternyata album ini cukup diminati di Inggris dan hal tersebut membuat mereka keliling tur beberapa negara Eropa dan Amerika. Meskipun masih menjadi personel Skid Row, Gary juga turut berpartisipasi dalam pembuatan album Heavy Petting milik grup Irlandia, Dr. Stangley. Album kedua Skid Row, 34 Hour menempatkan Skid Row menjadi pemuncak tangga lagu versi majalah Irlandia, New Spotlight. Sayangnya, saat band ini mulai merekam album ketiganya dan merencanakan tur untuk yang ketiga kalinya di Amerika, Gary memutuskan untuk keluar dari grupnya dan bersolo karir pada tahun 1972.

Tahun 1973 merupakan masa yang bersejarah dalam karir Gary. Pasalnya, di tahun inilah ia bersama grupnya, Gary Moore Band (yang beranggotakan Pearse Kelly pada drum dan John Curtis pada bass) merelease album perdananya, Grinding Stone. Di grup ini Gary bertindak sebgai vocalis dan gitaris. Tak hanya itu, ia juga mulai berkolaborasi dengan musisi lain seperti Thin Lizzy sampai Phil Lynnott's. Gary juga berpartisipasi dalam pembuatan album milik Eddie Howells yang bertitle Gramophone Record (1973). Ia juga kemudian bergabung dalam grup Colosseum II yang beranggotakan Don Airey (keyboard/Deep Purple), Jon Hiseman (drum), dan John Mole (bass). Namun lagi-lagi Gary hanya tampil dalam 3 album yaitu Strange New Flash, Electric Savage, dan Dance War. Dia kemudian memilih bergabung dengan Thin Lizzy yang sedang tur di Amerika juga sebgai band pembuka konser grup rock legendaris, Queen.

Pada periode tahun 1978, Gary tampil dalam 3 karya artis rekaman yang berbeda, Variations milik Andrew Lloyd Webber, Moving Home milik Rod Argents, dan Electric Glide milik Gary Boyle.

Di tahun yang sama pula Gary Moore merelease album keduanya (setelah 5 tahun bersolo karir) Back On The Streets yang secara mengejutkan berhasil memasuki Top Ten U.K in May 1979 yang mengandalkan tembang andalan Parisienne Walkways. Kemudian Gary kembali bergabung dengan Thin Lizzy untuk yang terakhir kalinya dan mengeluarkan album, Black Rose. Setelah itu ia kemudian benar-benar bersolo karir. Dia kemudian merelease beberpa album yang cukup sukses : Corridors of Power (1982), Victims of the Future (1983), We Want Moore! (1984), Run for Cover (1985), Wild Frontier (1987), dan After the War (1989). Pada tahun 1983 Gary juga ikut ambil bagian pada album solo Cozy Powell, Octopuss. Album-album solo Gary secara umum berhasil sukses di pasaran. Album Wild Frontier memperoleh penjualan yang bagus dan mendapat pujian dari para kritikus musik dengan melempar 2 hits single Friday on My Mind dan satu lagu instrumentalis The Loner yang mellow namun penuh dengan penjiwaan.

Gary juga sempat menghadiri ajang musik rock bertaraf dunia, Monster of Rock! bersama grup-grup cadas macam AC/DC, Van Halen, dan Ozzy Osbourne pada tahun 1984.

Tahun 1990 adalah tahun yang merupakan tonggak bersejarah karena pada tahun inilah nama Gary Moore mulai dikenal lebih luas saat ia mengeluarkan album "Still Got The Blues" yang bernuansa blues rock harmonis. Album tersebut menjagokan hits dengan judul yang sama. Berbeda dengan album-album solo sebelumnya yang bernuansa hard rock, pada album ini Gary lebih menampilkan nuansa blues. Namun permainan bluesnya benar-benar menggetarkan dan mendapat perhatian banyak kalangan. Album ini tercatat juga sebagai album tersukses Gary secra komersil. Dalam album ini juga Gary menampilkan guest star Albert Collins, Albert King, dan George Harison. Setelah itu namanya semakin berkibar diseluruh dunia dengan permainan blues rock yang bernada harmonis.

Album-album berikutnya adalah After Hours (1992), Blues Alive (1982) dan album penghormatan untuk Peter Greeny yang merupakan orang terpenting dalam karir musiknya, Blues For Greeny (1995), Dark Days In Paradise (1997), dan masih banyak lagi album Live dan The Best Hitsnya.

Nama Gary Moore memang masih kalah tenar bila dibandingkan dengan dewa gitar lainnya seperti Eric Clapton, B.B. King, Jimmy Page atau Jimi Hendrix. Namun banyak pihak yang mengatakan bahwa Gary adalah salah satu gitaris blues rock yang terbaik dalam pemilihan nada-nada dan penggunakan teknik gitar virtuosonya


Angus young

Nama Asli: Angus Young

Tempat/Tgl Lahir: Glasgow, Skotlandia / 31 Maret 1959

Gaya Permainan: Rock & Roll

Group Band: AC/DC

Pengaruh musikal: Chuck Berry, Buddy Guy, B.B. King, Muddy Waters

Gitar Yang Digunakan: Gibson SG




Ia dianggap sebagai salah satu gitaris rock paling berpengaruh di tahun 70 dan 80an. Mudah dikenali lewat kostum anak sekolahan yang selalu dipakainya dalam setiap penampilan panggung, celana pendek, lengkap dengan dasinya. Selain itu, ia juga punya aksi panggung yang unik yaitu gaya yang biasa disebut duckwalk (jalan tertatih-tatih) seperti yang biasa diperlihatkan oleh virtuoso Indonesia, Eet Sjahranie. Besar bersama grup rock raksasa AC/DC.


Sejak kecil ia tidak suka sekolah. Lantas ia memilih menjadi musisi dikarenakan bila ia menjadi musisi sukses maka tidak perlu sekolah. Apalagi setelah didukung penuh oleh kakak tertuanya George Young yang saat itu memiliki band yang tenar di Australia bernama Easybets. Sedangkan kakak satunya lagi, Malcolm Young juga ingin menjadi bintang rock. Akhirnya ia dan Malcolm sepakat untuk ngeband bersama. Akhirnya, bersama Malcolm (gitar), Phil Rudd (drum), Cliff Williams (bass), dan Bon Scott (vocal), ia mengibarkan bendera AC/DC. Uniknya, justru karena paling anti dengan yang namanya sekolah, ia malah justru memilih seragam sekolah sebagai kostum panggungnya.


AC/DC mulai mendapat sambutan positif di Australia melalui album TNT dan High Voltage. Bahkan album berikutnya, Let There Be Rock mulai "menjajah" Inggris. Akan tetapi perhatian lebih luas baru mereka dapatkan melalui album Highway To Hell (1979). Namun tak lama vocalis Bon Scott meninggal akibat overdosis. Vocalis baru segera didapatkan dan justru mencapai puncak kesuksesan di album berikutnya Back In Black yang terjual 40 juta copy diseluruh dunia. Sebuah fenomena saat itu dan nama Angus Young turut berkibar kencang. Ia menjadi pembicaraan musisi-musisi lain karena permainannya yang enerjik.


Soal gitar, ia sudah sangat cinta mati pada Gibson SG. Memang gitar ini sangat cocok dengan karakter permainan yang berwarna blues dan rock & roll tahun 70an. Ia juga termasuk kategori gitaris yang tidak terlalu rumit bermain gitarnya. Dalam setiap permainannya, ia biasanya hanya menggunakan scale pentatonic minor dan blues.


James hetfield

Nama Asli : James Alan Hetfield

Tempat/Tgl Lahir : Downey, Los Angeles / 3 Agustus 1963

Website Resmi : http://www.metallica.com/Band/james.asp

Gaya Permainan : Metal Trash

Group Band sekarang : Metallica

Pengaruh musikal : Black Sabbath, Thin Lizzy, Aerosmith, AC/DC, UFO, Blue Oyster Cult.

Gitar Yang Digunakan : ESP Flying-V, ESP Custom Deerskull Inlay Explorer, ESP Custom Black Explorer with Diamond Plate, ESP Custom Black & White Pin Stripe Les Paul, dll.

Pick Gitar : Dunlop Custom Nylon Picks

Ampli : Mesa Boogie 4x12 Speaker Cabinet, 2xMesa Boogie Strategy 400 power Amplifiers




Di awal tahun 80an, saat dunia heavy metal dilanda oleh band-band yang menampilkan make-up sebagai salah satu jualannya, James Hetfield tiba-tiba muncul bersama grup yang nantinya akan menjadi raja musik Metal sejagad. Kehadirannya tersebut mengembalikan penampilan musisi heavy metal seperti sebelumnya. Hanya dengan celana jeans dan baju belel, Metallica berhasil menyita perhatian.


James mulai serius mempelajari gitar ketika ia masih duduk di bangku SMA. Musik yang menginspirasinya adalah musik-musik dari band rock tahun 70an. Ia sempat membentuk band namun tidak ada yang serius dan langsung bubar hanya beberapa waktu kemudian.


Melalui sebuah iklan di koran, James bertemu Lars Ulrich yang sedang ingin membentuk band yang berkiblat pada band-band heavy metal asal Inggris. Setelah menyamakan visi dan misi, akhirnya James dan Lars sepakat membentuk Metallica. Formasi ini kemudian diperkuat juga oleh Clif Burton (bass), dan Dave Mustaine (gitar), sedangkan James sendiri pada vocal dan gitar, Lars Ulrich pada drum.


Awalnya band ini hanya bermain di kalangan underground. Tak lama kemudian mulai mendapatkan kontrak rekaman. Dave Mustaine keluar digantikan oleh Kirk Hammett. Formasi dua gitaris ini dirasakan lebih sangar dimana James Hetfiled berhasil menampilkan ciri khas permainan gitarnya sendiri. Ia memainkan teknik yang nantinya akan sukses digunakan oleh band-band beraliran keras. James selalu bermain pada wilayah senar 6 dan melakukan picking sambil menahan pangkal senar di bridge gitar dengan sisi telapak tangannya. Teknik inilah yang dinamakan power chord.


Meski ia bermain gitar sambil bernyanyi, namun hal itu tidak mengurangi kualitas permainan gitarnya. Selain bernyanyi dan bermain ritem gitar, James juga piawai dalam bermain solo gitar dan juga mencipta lagu. Salah satu lagu yang paling populer dikalangan pendengar musik non-Metal adalah lagu "Nothing Else Matters" yang ditulisnya dalam sebuah perjalanan tur Metallica. Tadinya lagu tersebut dibuat hanya untuk dirinya sendiri, namun ternyata rekan-rekan yang lain memintanya untuk memasukkan kedalam album Metallica yang akan dirilis.


Keahliannya dalam bermusik dan kontribusinya yang sangat besar membuat pabrik gitar yang berkarakter Metal, ESP untuk mengontrak James sebagai salah satu artis penggunanya.


Brian may

Nama Asli : Brian Harold May, BSc Hons

Tempat/Tgl Lahir : Hampton / 19 Juli 1947

Gaya Permainan : Rock, Heavy Rock, Rock Opera

Group Band : 1984, Smile, Queen, Brian May (Solo Karir)

Pengaruh musikal : Hank Marvin (The Shadows), Scotty Moore (Elvis Presley), Lonnie Donegan, Buddy Holly dan James Burton

Teknik Andalan : Harmoni (gitar) berlapis

Gitar : Custom-built “Red Special”, Custom Red Special models buatan Greg Fryer, Guild Brian May Signature model, Burns Brian May Signature model, Gibson Les Paul Standard, Gibson ES-335, Akustik gitar Collings

Pickup : Burns (terpasang di Red Special), DiMarzio Brian May model (terpasang di Guild Brian May Signature model)

Efek : Vox Wah, Custom-built treble booster (kemungkinan buatan Pete Cornish tipe TB83), Echoplex yang sudah dimodifikasi, Boss CE-3 Stereo Chorus Ensemble, multi-efek Rocktron Intellifex, Foxx Phaser dan Bel Digital Audio Delay

Ampli : Vox AC30 dan AC10, Custom-built Deacon amp (yak betul, ampli ini buatan bassist Queen, John Deacon), Selmer, Marshall JCM800

Contoh permainan : Keep Yourself Alive, Stone Cold Crazy, Brighton Rock, Bohemian Rhapsody, It’s Late



Tentang Karir :

Dengan suara gitar yang khas dan riff-riff gitar yang catchy sebagai kontribusinya pada Queen, Brian May menjadi salah satu dari sekian musisi yang berbakat dan memberikan pengaruh pada tahun 70-an. Ia adalah anak seorang tukang servis elektronik dan musisi. Ia ternyata ikut mewarisi bakat ayahnya dalam bidang menyolder dan musik. Namun ia sanggup menyeimbangkan ketertarikannya akan teknologi dan musisi dan kemudian melanjutkannya untuk meraih gelar di bidang Fisika. Di saat senggangnya ia menyempatkan diri membuat gitar dibantu oleh ayahnya. Gitar buatannya ini yang kemudian menjadi trade-mark Brian May di setiap penampilannya.


Saat masih sekolah ia membentuk band pertamanya, 1984, yang merupakan sebuah band instrumental. Band mereka manggung di sekitar kota London dan membuka pertunjukan artis/band legendaris seperti Traffic, Jimmi Hendrix, Pink Floyd dan Tyrannosaurus Rex (nantinya dikenal sebagai T-Rex). Pada tahun 1968, ia meninggalkan bandnya untuk memfokuskan diri pada studinya di Imperial College.


Saat kuliah, May sering nongkrong bareng Roger Taylor dan kemudian membentuk band hard rock trio bernama Smile. Ia malah juga meneruskan pendidikannya setingkat S2 pada jurusan matematika dan ilmu pengetahuan, tapi kemudian malah memutuskan untuk lebih fokus pada musik secara penuh. Band Smile menandatangani kontrak dengan Mercury Records dan merilis satu single yang tidak meraih sukses. Kemudian mereka menambahkan Freddy Mercury pada posisi vokal dan merubah nama band mereka menjadi Queen. Setelah bekerja dengan beberapa bassist, akhirnya mereka menemukan dan merekrut John Deacon pada tahun 1971. Queen kemudian menandatangani kontrak dengan EMI dan merilis debut albumnya (Queen) pada tahun 1973 dengan kekuatan utama album mereka: kombinasi vokal opera Freddie Mercury dan riff-riff keren Brian May.


Brian May bersama Queen terus berekperimen dengan mengembangkan sound mereka. Albun A Night at the Opera dirilis tahun 1975 dan menelurkan lagu hit “Bohemian Rhapsody”, yang memperdengarkan kemampuan musikal dan kehebatan mereka sebagai pengarang lagu. Kedua album mereka selanjutnya A Day at the Races pada tahun 1976 dan News of the World pada tahun 1977 juga meraih sukses besar di radio maupun di toko musik dengan hit-hit mereka seperti “We Will Rock You” dan bahkan “We Are The Champion” dari album News of the World malah digunakan menjadi lagu kemenangan di lomba olahraga di seluruh dunia sampai sekarang. Yang menarik adalah, salah satu lagu dari album News, “It’s Late” adalah lagu dimana Brian May menggunakan two-handed tapping dan hammer-on saat solo gitar dan setahun kemudian baru Eddie Van Halen terkenal dengan two-handed tapping gayanya sendiri. May menyebutkan bahwa tehnik tapping yang ia gunakan diconteknya dari seorang gitaris band club di daerah Texas. Menurut gitaris band tersebut malah Billy Gibbons (ZZ Top) yang pertama kali menggunakannya dan ia hanya menconteknya.


Setelah Freddie Mercury wafat di tahun 1991, Queen secara resmi bubar. Hanya pada event-event khusus seperti “Concert for Life tribute to Mercury” di tahun 1992 (menggalang dana untuk Mercury Phoenix Trust, dibentuk untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya AIDS). Brian May kemudian lebih fokus bersolo karir, merilis Back to the Light pada tahun 1993. Setahun kemudian ia merilis Live at Brixton Academy, yang isinya adalah gabungan dari lagu-lagu solo karirnya dan dari koleksi lagu Queen. Pada tahun 1998 ia merilis album berjudul Another World dimana Jeff Beck ikut mengisi gitar pada lagu “The Guv’nor”.


Tentang Suara Gitar dan Rig

Tidak lengkap membicarakan Brian May tanpa membicarakan gitarnya. Jantung dari suara gitar May terdapat pada gitar listrik yang diberi nama “Red Special”. Gitar tersebut ia buat berdua bersama ayahnya. Sungguh sangat sulit mencari gitar listrik yang bersuara persis seperti Red Special-nya Brian May kecuali anda mendapatkan replikanya dari luthier Greg Fryer. Walaupun Guild dan Burns membuat seri signature Brian May, namun gitar buatan mereka tidak bersuara persis seperti gitar Brian May. Selain itu dalam rig Brian May sendiri terdapat beberapa efek-efek custom, termasuk diantaranya adalah Treble Booster yang digunakannya bersama ampli merk Deacon (Ampli buatan John Deacon, bassist Queen) dan sebuah splitter untuk mengirim sinyal ke tiga ampli Vox AC30 miliknya. Selain itu, Brian May juga menggunakan pick gitar yang tidak lazim. Pick yang digunakannya adalah sebuah koin sixpence (mata uang inggris). Tentang penggunaan koin sebagai pick ini Brian May beralasan bahwa koin tidak mudah lepas dari tangan karena permukaannya yang kasar dan pinggirannya bergerigi tajam. Di Inggris koin ini sudah tidak diproduksi lagi, tapi Brian May telah mengkoleksinya hingga ribuan buah sehingga ia tidak takut kehabisan.


Sekarang bagaimana tentang harmoni gitarnya? Rahasianya adalah pada penggunaan 3 ampli tersebut dengan konfigurasi ampli di tengah dry dan ampli kiri kanan sebagai suara efeknya. Pada masa-masa awal karirnya Brian May sering menggunakan splitter 3-way untuk membagi sinyal gitarnya dan dua Echoplex yang di set dengan delay time yang berbeda untuk membentuk harmoni. Kedua Echoplex tersebut kemudian masing-masing menuju ampli yang ada di kiri dan kanan. Brian May sekarang sudah tidak menggunakan Echoplex dan menggantinya dengan unit Digital Delay.



Tentang gitar buatan Brian May (Red Special)

Banyak cerita sekitar gitar buatan Bryan May ini. Menurut Brian May, ia membuat gitar tersebut dengan bantuan ayahnya dan menamakannya “Red Special”. May membuat desain bodi, yang bentuknya mengadaptasi bentuk akustik gitar tetapi dengan memotong bodi lebih dalam di atas dan dibawah neck (cutaway) agar lebih mudah mengakses neck bagian fret 15 keatas. Ia membentuk kayu dengan menggunakan pisau lipat, pahat dan ampelas. Fingerboardnya juga mengadaptasi dari gitar akustik. Bentuk neck gitarnya tebal dan agak bulat. Neck tersebut hanya menggunakan satu baut dan tidak di-lem. Sebuah fret terpasang tepat didepan nut, sebelum fret pertama. Bentuk fretnya sendiri datar, model bus sekolah dan inlay-nya yang berbentuk titik besar (dot) adalah seperti berikut: satu titik di fret 3, dua titik di fret 7, satu titik di fret 9, tiga titik di fret 12, satu di fret 15 dan 17, dua di fret 19, satu di fret 21 dan tiga di fret 24. Selain itu juga ada titik penanda di tepi fingerboard-nya dan garis besar di tepi fret ke 5 dan ke 7.


Bahan fingerboard-nya adalah kayu oak yang dilapisi sedemikian rupa hingga menyerupai kayu ebony. Neck gitar tersebut masuk jauh ke dalam bodi gitar hingga melewati pickup tengah. Bodi gitarnya sendiri berbahan kayu sejenis oak yang berasal dari sebuah meja dan dua lapisannya terbuat dari kayu balok yang dilubangi sendiri olehnya. Seluruh permukaan body gitar itu kemudian ia lapisi dengan lapisan kayu mahogany. Bindingnya terbuat dari tepian rak, entah itu rak buku atau rak lain. Bridge-nya sendiri merupakan desain dari Brian May dan ayahnya dan dibuat dengan tangan. Gagang tremolo-nya sendiri dibuat dari part sepeda, sepertinya bagian yang terdapat pada sadel sepeda, dan ujung gagang tremolo-nya adalah bagian dari jarum rajut ibunya yang ia bor sedikit. Alasan Brian May membuat sendiri tremolonya adalah karena ia tidak mampu untuk membeli tremolo Fender saat itu. Mungkin kombinasi dari bahan-bahan yang tidak umum itulah yang membuat suara gitar Brian May begitu unik dan memiliki sustain yang unik pula.


Untuk urusan elektronik, May menggulung sendiri pickup single coil-nya, tetapi kemudian ia menggantinya dengan pickup yang ia beli dari Burns di Inggris. Selain pickup, ia juga membeli tuner. Tetapi tuner itu segera pula diganti dengan merk Sperzel. May juga mendesain perkabelan gitarnya.


Pada pertengahan 90-an, Brian May bertemu dengan luthier asal Australia, Greg Fryer, yang mendapatkan ijin May untuk membuat beberapa kopi otentik dari “Red Special” buatan Brian May. Setiap gitar tersebut dibuat sepersis mungkin dengan aslinya. Bahkan lebih detil dari Brian May signature buatan Guild. Seberapa mungkin Fryer menggunakan tipe kayu, lem, finishing dan kelengkapan gitar (seperti tuner) yang sama dengan aslinya. Fryer bahkan membayar sendiri ongkos perjalanannya dari Australia ke rumah Brian May di Inggris, dimana ia secara mati-matian melakukan pengukuran dan mencatat semua spesifikasi gitar Brian May secara mendetail dan kembali ke Australia untuk mulai bekerja. Setahun kemudian Fryer kembali ke Inggris dengan 3 buah hasil kloningnya dan Brian May terpana atas hasil kerjanya. Sekarang ketiga gitar tersebut digunakan oleh Brian May. Bahkan May mempercayakan gitar aslinya kepada Greg Fryer untuk diservis. Gitar asli buatan tangan Brian May dan ayahnya sekarang kembali dalam kondisi prima


Michael schenker

Nama Asli : Michael Schenker

Tempat/Tgl Lahir : Savstedt, Jerman / 10 January 1955

Gaya Permainan : Hard Rock

Group Band terdahulu : Scorpions, Michael Schenker Group (MSG), McAuley-Schenker Group, Contraband

Group Band sekarang : UFO

Pengaruh musikal : Jimi Hendrix, Led Zeppeline, Deep Purple

Gitar : Dean Guitar Flying-V, Gibson Flying-V

Ampli : Marshall



Jika diadakan polling mengenai "10 gitaris terbaik Jerman sepanjang masa", saya yakin kalau nama Michael Schenker akan termasuk salah satu diantaranya. Bahkan kalaupun disuruh memilih 5 saja, saya tetap yakin namanya akan tetap masuk. Tidak aneh bila melihat sepak terjangnya mengangkat nama Jerman sebagai negara yang memiliki gitaris kelas satu dan mampu bersaing dengan gitaris handal dari Inggris dan Amerika.


Michael dan saudaranya, Rudolf memiliki hobi yang sama, yaitu bermain gitar. Michael mendapat inspirasi dalam bermusik dari 2 grup band yang cukup populer di masa itu, Wishbone Ash dan Mountain. Ia juga sempat bekerja sambilan sebagai transcriber lagu. Tahun 70-an awal, Michael bergabung dengan band milik Rudolf, The Scorpions. Kebetulan permainan Michael cukup menonjol, namun saat band ini merilis album debutnya, Lonesome Crow pada tahun 1972 album itu kurang mendapat respon yang positif. Satu hal yang perlu dicatat, saat itu usia Michael baru 17 tahun.


Setelah mengikuti tur promo bersama Scorpions, band lain bernama UFO tertarik dengan talentanya. Kemudian Michael meninggalkan Scorpions dan bergabung dengan UFO yang baru saja ditinggal gitarisnya, Michael Bolton (tapi bukan Michael Bolton penyanyi).


Bersama UFO, Michael sempat merilis beberapa album, diantaranya Phenomenon (1974), Force It (1975), No Heavy Petting (1976), Lights Out (1977), Obsession (1978). Pada era Michael Schenker inilah nama UFO bisa berkibar dan mendapat pendengar yang lebih luas sampai ke pasar Amerika. Permainan gitarnya menunjukkannya sebagai seorang musisi yang berpengaruh. Ia juga terkenal dengan sosoknya yang menenteng Gibson Flying-V dengan body yang dimodif pada bagian catnya, setengah hitam, setengah putih. Akan tetapi setelah album merilis album Obsession, Michael dikeluarkan dari UFO karena kecanduan alkohol dan kembali ke Scorpions. Ia menggantikan Uli John Roth yang sebelumnya menggantikan posisinya saat ia keluar dari Scorpions dulu.


Sekembalinya ke Scorpions, ia ikut merilis album Lovedrive pada tahun 1979. Namun sayang, ketika sedang menjalani tur pertamanya di Amerika, Michael lagi-lagi absen hadir karena kecanduan alkohol. Album tersebut tidak diterima di Amerika terutama karena masalah cover albumnya. Michael pun digantikan oleh Matthias Jabs yang akhirnya menjadi gitaris permanen Scorpions sampai saat ini.


Setelah keluar dari Scorpions, ia sempat diangkat sebagai gitaris pengganti sementara Joe Perry di Aerosmith. Setelah itu Michael memutuskan untuk bersolo karir dengan membentuk Michael Schenker Group atau biasa disebut MSG. Di band ini Michael bertindak sebagai konseptor dan gitaris. Sedangkan untuk vocal diisi oleh Robin McAuley. Album-album yang dirilis adalah Michael Schenker Group (1980), MSG (1981), Assault Attack and One Night at Budokan (1982). Album-album tersebut cukup berkarakter hingga membuat Ozzy Osbourne sempat menawarinya menjadi gitaris Ozzy setelah kematian Randy Rhoads.


Tahun awal-awal 90an, Michael juga sempat bergabung dengan Ratt untuk bermain unplugged MTV. Selain itu ia pernah tampil dalam kolaborasi Contraband bersama personel-personel dari band-band rock saat itu seperti Shark Island, Vixen, Ratt, dan L.A. Guns). Kemudian ia merilis album Thank You (1993), dan Unforgiven (1999). Tahun 1995, Michael kembali bergabung dengan UFO, dan merilis album Walk On Water dan kemudian tahun 2002 merilis album Sharks.


Jason becker

Nama Lengkap: Jason Becker

Website Resmi: JasonBecker.com

Group Band Sebelumnya: David Lee Roth & Cacophony

Gitar: Hurricane & Carvin.

Tempat/Tgl Lahir: 22 July

Pengaruh: W.A. Mozart, Marty Friedman, Eddie Van Halen, Bob Dylan, Andreas Segovia dan Niccolo Paganini.

Keahlian: Classical, Sweep Arpeggio, Japanese Scale, Blues, Whammy Bar, dll.

Jason Becker adalah seorang anak ajaib yang mampu menguasai permainan gitar dengan sangat baik dalam waktu yang pendek (4 tahun) dan pada umur yang muda sekali: 16 tahun (1987). Jika Anda mendengar hasil karya besar Jason, Anda akan merasakan seolah-olah Mozart dan Bach hidup kembali dengan usia muda tersebut. Jason dapat dengan mudah menciptakan komposisi klasik yang sangat rumit (lebih rumit daripada karya Yngwie atau gitaris lainnya) dan memainkannya dengan sangat cepat dan bersih baik di electric guitar maupun gitar klasik (gitar bolong). Dari sekian banyak gitaris shredder, Jason Becker-lah yang terbaik dalam komposisi klasiknya.


Sayang sekali Tuhan tidak mengizinkan Jason bermain gitar lebih lama lagi, Jason harus kehilangan seluruh kemampuannya pada usia 19 tahun (1990) berhubung terjangkit penyakit ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis atau Lou Gehrig) yang menyebabkan Jason lumpuh total. Organ tubuh Jason mati tahun demi tahun, sampai kini Jason hanya sanggup menggerakkan matanya. Padahal beberapa tahun sebelumnya Jason masih mampu mengerakkan jari kirinya dan menulis lagu melalui komputer dan menghasilkan album "Perspective".


Rencananya Jason akan menulis lagu lagi dengan menggunakan teknologi komputer Macintosh, di mana Jason dapat menggerakkan mouse komputer dengan gerakan matanya. Mungkin inilah sejarahnya di mana seorang gitaris dapat menulis lagu dengan gerakan matanya. Dapat Anda bayangkan betapa berbakatnya Jason dan betapa tingginya semangat Jason dalam menulis karya musiknya!


Dari awal karirnya sampai saat ini keluarga Jason bukanlah dari keluarga yang mampu, sehingga sang ayah harus melukis dan menjual karya lukisannya untuk menanggung biaya perawatan Jason. Bagi Anda yang gemar akan permainan Jason, dapat menyumbangkan dana di JasonBecker.com.


Sejak Jason kecil, ayahnya adalah seorang penggemar Bob Dylan yang sangat mempengaruhi musik Jason. Ayah Jason dan paman Jason juga seorang pemain gitar klasik yang baik, sehingga Jason menguasai permainan klasik Segovia. Jason selalu bermain musik klasik, Jason memiliki buku 24 Caprice Niccolo Paganini dan selalu menggunakannya sebagai latihan.


Jason menerima acoustic/electric guitar Takamine pertama dari ayahnya pada usia 12 tahun, tampil untuk sekolah dia dan sekolah lainnya. Pada usia 13 tahun, guru sekolah Jason sangat kagum dengan permainan dan bakat Jason, kemudian memintanya untuk mempimpin sebuah Jazz Ensemble.


Tepat pada usia 14 tahun Jason menghabis semua waktunya untuk berlatih dan meramu komposisi musik dia sendiri. Waktu itu Jason juga sempat belajar teknik arpeggio yang dalam dengan Dave Creamer.


Pada usia 16 tahun, permainan dan teknik Jason telah mencapai tingkat yang sangat tinggi. Akhirnya Jason mencoba mengirim demo rekaman 45 menitnya ke produser Mike Varney (bos Shrapnel Records. Jason memainkan 2 karya Niccolo Paganini (klasik) dan 2 lagu blues. Sebagian besar dari rekaman tersebut hanyalah improvisasi di chord yang sederhana, tetapi Jason memainkan teknik counterpoint dengan menggunakan volume gitarnya. Menurut Jason teknik ini adalah ide yang konyol, tetapi justru Mike Varney menganggap itu adalah ide yang cemerlang.


Tidak lama setelah Mike Varney menemukan Marty Friedman di bar, Jason disuruh menghubungi Marty. Akhirnya Jason datang ke rumah Marty di San Fransisco dan bermain (nge-jam) setiap harinya. Mereka sangat banyak memainkan blues dan selalu memainkan harmoni yang manyatukan musik mereka berdua. Marty & Jason saling belajar satu sama lainnya.


Pada tahun itu juga Marty Friedman dan Jason Becker membentuk group band pertama mereka: "Cacophony" yang mengegerkan dunia gitaris shredder. Album pertama mereka adalah "Speed Metal Symphony" dan album keduanya adalah "Go Off!". Anda dapat melihat betapa hebat kemampuan mereka memadukan kedua warna musik yang mereka miliki, Marty & Jason masih dapat saling mengiringi dan menjaga harmoni permainannya dalam kecepatan yang tinggi. Cacophony sendiri banyak membuat konser terutama di negara Jepang, Jason bahkan sempat mendemonstrasikan permainan dalam lagu "Eruption" (Van Halen) yang cukup sulit dengan menggunakan 1 tangan kiri dan tangan lainnya sambil memainkan yoyo!


Marty & Jason memang kompak, sebelum album "Go Off!" diluncurkan, mereka juga merelease sepasang album solo: Jason Becker dengan solo album "Perpetual Burn" dan Marty dengan solo album "Dragon's Kiss". Setelah menyelesaikan tour "Go Off!", Marty & Jason memutuskan untuk solo karir dan mencari band yang mangangkat nama mereka. Ketika "David Lee Roth" (ex-Van Halen) memilih gitaris barunya, Jason memainkan sekian banyak lagu Van Halen dengan gaya dia sendiri seperti Hot For Teacher, Yankee Rose dan Skycraper (rekaman dapat didenger di website resmi JasonBacker.com).


Akhirnya Marty berhasil terpilih sebagai gitaris group band thrash yang bergengsi: "Megadeth" dan Jason sendiri berhasil terpilih sebagai gitaris "David Lee Roth" (ex-Van Halen) menggantikan posisi gitaris besar: Steve Vai dan Eddie Van Halen. Mulai sejak itu nama Marty & Jason menjadi besar, berbagai majalah gitar terkemuka di USA seperti Guitar World, Guitar Practising Musician, Guitar Player dan lainnya memuji kemampuan bermain mereka.


Bersama David Lee Roth, Jason mengisi seluruh gitar utama di album "A Little Ain't Enough". Jason semakin menjadi sorotan di dunia gitar dan mulai tour bersama group bandnya David Lee Roth. Pada saat berusia 19 tahun, Jason merekam lagu blues Bob Dylan "Meet Me In The Morning", tiba-tiba Jason merasakan tangan kanannya semakin melemah dan nyaris tidak dapat digerakkan. Akhirnya lagu blues ini dimainkan dengan whammy barnya tanpa menggunakan vibrato bending sama sekali.


Lemahnya tangan kanan Jason bahkan menyebabkan dia tidak dapat meneruskan tour bersama group bandnya David Lee Roth. Tidak disangkanya setelah dicheck, Jason terkena penyakit lumpuh ALS yang menyebabkan semua urat syaraf Jason berhenti berfungsi. Selama 6 tahun lebih Jason lumpuh sehingga tidak dapat memainkan gitarnya lagi, hanya jari kirinya yang dapat digerakkan. Jason tidak dapat berjalan, makan maupun berbicara.


Ternyata keajaiban Tuhan hadir, Jason yang sudah hampir lumpuh total tersebut berhasil menulis lagu berkat tangan kirinya yang masih dapat menggerakkan mouse komputer. Itu berarti Jason menulis lagu dengan pikirannya tanpa menyentuh gitar kesayangannya! Tak lama kemudian Jason mengeluarkan album solonya yang kedua berjudul "Perspective". Berhubung Jason sendiri tidak dapat memainkan gitarnya di album "Perspective" ini, maka permainan gitar Jason diganti oleh gitaris country rock yang cukup terkenal bernama "Michael Lee Firkins" dibantu oleh teman-teman lainnya.


Walaupun pada album ini Jason hanya menulis dengan pikirannya bukan berarti hasil karyanya tidak berkualitas lagi. Anda bisa simak sendiri karya Jason yang sangat rumit di album ini dengan judul "Seranna" dan "End Of The Beginning". Setiap lagunya mencerminkan semangat (innerfire) Jason Becker untuk hidup/sembuh kembali. Dengan tegasnya Jason menuliskan di cover album keduanya "Perspective", bahwa penyakit ALS hanya dapat melumpuhkan organ tubuh dan suaranya tetapi tidak dapat melumpuhkan pikiran dan musiknya.


Tahun demi tahun telah berlalu, penyakit Jason semakin parah dan kini Jason hanya dapat menggerakkan bola matanya. Jason masih belum putus asa, ayah Jason memutuskan untuk menggunakan teknologi komputer Macintosh yang didesign khusus untuk orang cacat. Dengan menggunakan perangkat Macintosh ini, Jason dapat menggerakkan mouse komputer dengan gerakan matanya! Direncanakan album ketiganya akan ditulis dengan gerakan mata Jason.


Dapat Anda bayangkan betapa tingginya semangat Jason memperjuangkan musiknya. Banyak sekali gitaris terkenal seperti Eddie Van Halen, Marty Friedman, Paul Gilbert, Vinnie Moore, dll yang salut terhadap perjuangan Jason dan mengunjungi rumahnya. Akhirnya salah fans Jason mengajukan ide kepada Amy Becker (kakak ipar Jason) untuk membuat sebuah album tribute untuk Jason Becker. Ide ini ternyata berjalan dengan baik, keluarga Jason menghubungi perusahaan-perusahaan rekaman yang bersedia men-sponsorin rekaman ini dan gitaris-gitaris yang bersedia membantu project album tribute ini.


Dalam waktu 3 bulan, perusahaan rekaman ""Lion Music" menyetujuinya. Marty Friedman sebagai sahabat dan pasangan Jason dalam group band Cacophony menjadi gitaris pertama yang menyetujui ide album tribute ini.


Ternyata hasilnya di luar dugaan, artis-artis terkenal berikut ini bersedia membantu rekaman tribute ini secara sukarela: Eddie Van Halen, Marty Friedman, Paul Gilbert (ex-Mr.Big), Vinnie Moore, Kee Marcello (ex-Europe), Joe Lynn Turner (ex-Deep Purple), Neil Zaza, Anders Johansson (ex-Yngwie Malmsteen), Chris Poland (ex-Megadeth), Jeff Watson (ex-Night Ranger), Stephen Ross, James Byrd, Matt Bissonette, Mark Boals, Ron Thal, Joy Basu, Alex Masi, Lars Eric Mattsson, James Kottak, Ron Keel, Ted Poley, Stevie Salas, Jeff Pilson, ,Phantom Blue, dll.


Album tribute ini telah selesai dan akan diluncurkan pada hari ulang tahun Jason tgl 22 July 2001 ini. Album ini dapat diorder di website: ""Lion Music" dan video pembuatan album ini dapat ditonton di http://www.angelfire.com/hi4/overandover/Jason.html


Semua keuntungan yang diperoleh dari album tribute ini akan disumbangkan kepada keluarga Jason untuk biaya pengobatannya. Jason Becker memang sebuah legenda gitaris dan inspirasi murni untuk semua gitaris!

IBANEZ,GITAR JEPANG DENGAN SOUND GARANG




Ibanez mungkin merupakan salah satu pembuat gitar dari jepang yang paling terkenal. Perusahaan gitar Ibanez di dirikan di Nagoya, Jepang pada tahun 1957 sebagai anak perusahaan Hoshino Gakki, importir alat musik jepang yang memulai gitar ibanez untuk membuat model dan variannya tersendiri.

Pada awalnya gitar Ibanez membuat duplikat dari desain milik Amerika. Pada model model awalnya termasuk juga 2364, merupakan duplikasi dari model gitar terkenal Ampeg Dan Armstrong yang terbuat dari plastik jernih. Gitar ibanez model 2347 merupakan duplikat dari model 2351 yang sangat mirip dengan model Gibson Les Paul, dan model 2348 merupakan duplikat yang hampir sempurna dari model non-reverse Gibson Firebird. Varian model kopian yang berhasil di ciptakan oleh gitar Ibanez dengan sangat baik ini hampir dapat disamakan dengan model yang asli, dan ini membuat perusahaan gitar gibson untuk menuntut perusahaan gitar ibanez akan pelanggaran hak cipta di tahun 1977. Namun anehnya, gugatan tersebut tidak ditujukan kepada desain badan dari gitar ibanez yang mirip dengan desain gitar gibson, tetapi ditujukan untuk desain headstock dari gitar ibanez dan kemudian di selesaikan di pengadilan pada tahun 1978. Ini memacu perusahaan gitar ibanes untuk memperkenalkan desain milik gitar ibanez sendiri.

Beberapa dari desain tersebut adalah “the destroyer”, desain model ini mirip dengan desain gitar gibson exlporer dengan tambahan pada bentuk dan Ibanez’s classic pointed headstock. Model “the artist” menggunakan bentuk yang lebih tradisional dengan dua short cutaways dengan besar yang sama dan perubahan pada headstock untuk menghindari permasalahan hak cipta. Model “the rocket roll” merupakan duplikasi dari model gitar Gibson Flying V, tetapi Ibanez menggunakan “pointed headstock” dan tanpa “scratchplate”. Sedangkan model “the Iceman” memiliki desain model yang unik dan tidak biasa. Dengan menggunakan model Gibson Explorer dengan “cut-down-left-hand side, notch unik di dasar dan cutaway yang besar di right hand horn yang memperbolehkan akses ke fret yang lebih tinggi. Pada awalnya model “the destroyer” tersedia dengan dua atau tiga humbucking pickups, model “the artist” hanya dengan dua humbucking pickups, dan “the Iceman” dengan dua humbuckers atau desain pickup Ibanez dengan 3 coils. Model “the Iceman” dan model “the artist” masih dalam jajaran gitar ibanez bahkan sampai tahun 2008.

Golongan tahun 80an melihat banyak perbaikan pada jajaran gitar ibanez yang kemudian menambah “status” pada gitar ibanez. Perusahaan ini menjadi pionir dan ketua exponent dari “the superstart”, model yang masih populer sampai dengan saat ini. model “superstart” merupakan model Fender Stratocasater tetapi di desain khusus bagi gitaris heavy metal. Pada saat itu, tidah hanya gitar Ibanez saja yang mengembangkan model ini. Beberapa perusahaan lain seperti Jackson and Chavel juga turut berkontribusi. Dari segi visual, “superstrat” merupakan stratocaster yang normalnya tanpa scratchplate, longer, pointed horns, and deeper cutaways. Model ini juga memiliki 24-fret, sistem Floyd Rose tremolo dan tiga pickups.

Jajaran utama “superstrat” pada gitar ibanez adalah model “RG”. Gitar ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1985 dan kemudian disatukan oleh “the saber” dengan bentuk yang relatif sama tetapi dengan less pointed horns, dan desain badan yang tipis yang mungkin bahkan merupakan gitar tertipis yang pernah diproduksi. Pada akhir 1980an, gitar Ibanez berkolaborasi dengan gitaris berbakat Steve Vai yang sebelumnya pernah bergabung dengan Whitesnake, David Lee Roth’s solo band, dan Solo-nya sendiri. Steve Vai telah kehilangan gitar kustom favoritnya “Chavel Guitar” yang dicuri. Sehingga ia membutuhkan gitar baru. Steve Vai dan Ibanez berhasil mendesain superstrat dengan 24 fret, konfigurasi pickup aforementioned dan grab handle pada badan yang di kenal oleh Vai sebagai mongkey grip. ia dan ibanez juga mendesain gitar dengan 7 senar bernama “the Universe”.

Artis lain yang pernah bekerja sama dengan Ibanez dan merilis model bersejarah termasuk Paul Gilbert dengan model PGM signature, Joe Satriani dengan model JS Signature, Herman Li dan Sam Totman dengan E-Gen dan STM model, juga Munky dengan model Apex signature

PENAMPILAN BARU SLASH




Slash sang gitaris identik dengan topi pesulap dan rambut keriting gondrong.dengan menyandang gitar gibson les paul serta sebatang rokok marlboro yang menempel di bibir ,slash menjadi sosok yang memiliki gaya yang sangat familiar.

Uniknya slash merasa nyaman dengan gaya tersebut ,dia sudah belajar untuk menerima bahwa gaya busananya telah mengubahnya menjadi seorang “peran kartun”.setelah mengenakan topi tinggi selama hampir dua dekade,dia mengakui bahwa penggemar velvet revolver ,bandnya yang sekarang ,juga akan kecewa jika dia melepaskan gaya busananya yang terkenal itu.

Slash justru kelimpungan ketika tak mengenakan topi pesulapnya,sejak topi tersebut menghilang di sebuah acara grammy award 2005,dia bagai kehilangan sebagian jati dirinya .topi panjang berwarna hitam yang selalu dikenakan nya itu adalah topi yang sama sejak 15 tahun lalu ketika slash masih memperkuat GNR

Dalam acara grammy itu,slash kehilangan topi tersebut .topi itu dicuri seseorang dari limousine slash .tak hanya itu,istrinya perla,juga kehilangan beberapa barang milik pribadi

Berbagai usaha telah dilakukan slash untuk menemukan topinya kembali.dia bahkan mengumumkan disebuah acara televisi bagi siapapun yang mengetahui keberadaan topinya harap segera memberi informasi .namun,sepertinya usaha tersebut belum juga membuahkan hasil.

Berkaitan dengan busana yang telah lama dia gunakan,Slash mengatakan “aku benar-benar merupakan seorang peran kartun .seperti aku mengenakan topi tinggi di atas pentas dan itu mendapat lebih banyak sambutan dari pada diriku.peranan kartun ini adalah kenyataan yang sudah aku terima dan telah berlalu seperti itu sejak aku masih seorang bocah.aku selalu terlihat aneh dan dititik ini tidak seluruhnya terasa buruk


FENDER PERUSAHAAN GITAR PERTAMA DIDUNIA




Salah satu dari perusahaan pembuat gitar yang paling populer dan juga memberikan kontribusi yang sangat berpengaruh di dunia musik modern adalah gitar Fender. Dengan di populerkannya gitar elektronik berbadan padat, bass, dan amplifiers, Fender membantu band-band kecil untuk lebih terdengar di panggung yang lebih besar ketimbang menggunakan peralatan akustik. Dengan gitarnya yang revolusioner, Fender juga memberikan rasa lebih dalam dunia musik dan mempengaruhi banyak aliran musik termasuk rock, jazz, blues dan lain lain.

Leo Fender, yang merupakan penemu dari gitar fender, membuat gitar berbadan padat pertama kali pada tahun 1951 dan diberi nama “Broadcaster”. Yang di kemudian hari nama tersebut digantikan oleh “Telecaster or Tele” dan merupakan gitar berbadan padat gaya spanyol yang pertama kali di produksi secara masal.

Pencetak sejarah lain di sejarah gitar terjadi di tahun yang sama pada saat fender memperkenalkan “precision bass”. “Precision bass” berbeda dari gitar bass biasa pada waktunya karena “precision bass” memiliki fungsi yang portable, kamu dapat memainkannya seperti gitar dan juga dapat di amplifikasikan. “Double Bass atau Upright Bass” yang dahulu digunakan sangat sulit untuk di transportasikan dan seringkali sulit untuk didengar karena suaranya tenggelam oleh alat musik lain.

Pada tahun 1954, fender keluar dengan “Stratocaster atau Strat”. Fender mengadakan riset dengan bertanya kepada gitaris profesional dan staff gitar fender, kemudian bertanya “apa yang anda mau dari gitar?” sehingga dia dapat memperbaiki gitar fender “Telecaster”. Namun mereka berakhir dengan memproduksi gitar kelas atas yang berjalan berdampingan dengan “Tele”. Beberapa karakteristik utama dari “Strat” adalah adanya tambahan single coil pickup dan desain badan double cutaway yang memudahkan gitar tersebut dimainkan di nada-nada tinggi. Salah satu tambahan penting pada “Strat” adalah tremolo bridge, yang pada awalnya berfungsi sebagai alat untuk membelokan senar sehingga dapat mengimitasi suara pada pedal besi gitar.

Fender juga memperkenalkan banyak model lain di dekade selanjutnya termasuk Jaguar, Jazzmaster, dan Jazz Bass. Fender juga memproduksi Twin Reverb amplifier pada waktu itu.

Dikarenakan oleh kurangnya kesehatan Leo Fender, perusahaan gitar fender dijual kebada CBS di tahun 1965. Walaupun perusahaan gitar fender melanjutkan perkembangannya di pemilik yang baru di tahun tahun selanjutnya, perusahaan tersebut menyadari pentingnya managemen yang mengerti musik dan musisi. Hal ini yang menyebabkan perusahaan gitar fender mempekerjakan William Schultz di tahun 1981.

Pada tahun 1985, CBS memutuskan untuk menjual semua bisnis medianya termasuk fender. Sekelompok investor dan staff dari perusahaan gitar fender membeli perusahaan ini dan menempatkan Willian Schultz di posisi pemimpin. Dengan termasuknya orang yang memiliki passion dalam bidang gitar sebagai pemilik perusahaan, seperti staff dari perusahaan itu sendiri, perusahaan gitar fender menjadi semakin baik.

Tahun 1987 menandakan tahun dimana Fender Custom Shop buka untuk pertama kalinya yang berlokasi di Corona, California dimana mereka membuat gitar kustom untuk para profesional dan para antusias gitar. Custom Shop ini jelas merupakan langkah dari fender karena mereka selalu memiliki pengertian akan pentingnya memberikan tepat apa yang diinginkan oleh pelanggan.

Fender masih terus berpikir untuk hari ini dan seterusnya untuk memberikan gitar fender terbaik yang dapat mereka buat kepada para pelanggannya. Ini yang menjadikan alasan untuk perusahaan gitar fender merupakan salah satu dari gitar yang paling terkenal yang tercatat dalam sejarah. Beberapa dari tokoh pemain gitar yang mencintai gitar fender mereka adalah Buddy Guy, Eric Clapton, Eric Johnson, George Harrison, Jeff Beck, Jimi Hendrix, Jimmy Page, John 5, John Lennon, Keith Richards, Pete Townshend, Richie Kotzen, Stevie Ray Vaughn dan Yngwie Malmsteen.

BONJOVI JADI PEJABAT




Presiden Amerika Serikat Barack Obama mencalonkan bintang rock terkenal Jon Bon Jovi sebagai anggota badan yang baru didirikan Dewan Solusi Masyarakat Gedung Putih.

Gedung Putih mengumumkan Selasa bahwa badan baru itu "akan memberikan nasihat kepada Presiden mengenai cara terbaik untuk memobilisasi warga negara, organisasi nirlaba, bisnis dan pemerintah untuk bekerja lebih efektif bersama-sama dalam memecahkan kebutuhan masyarakat tertentu."

Bon Jovi, 48 tahun, adalah vokalis grup pemenang Grammy Award Bon Jovi, yang telah menjual lebih dari 120 juta album dan melakukan lebih dari 2.600 konser yang ditonton lebih dari 34 juta penggemar.

Bintang rock, yang merupakan pendukung kuat Partai Demokrat, juga menjalankan organisasi amal miliknya, Jon Bon Jovi Soul Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk membantu kehidupan orang miskin dan tunawisma di Amerika Serikat.

"Untuk saat ini, Bon Jovi dan Yayasan Soul telah menyediakan perumahan yang terjangkau bagi ratusan orang dan keluarga berpenghasilan rendah," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataannya.

Anggota lain dari dewan termasuk John Bridgeland, yang memimpin dewan kebijakan domestik presiden George W. Bush, Paula Boggs, seorang wakil presiden eksekutif di Starbucks Coffee Co, dan John Donahow, Presiden dan CEO eBay Inc.

"Orang-orang ini mengesankan dan perempuan telah mendedikasikan hidup mereka dan karir untuk keterlibatan sipil dan inovasi sosial,"kata Gedung Putih Obama mengatakan. "Saya berharap untuk bekerja dengan mereka dalam bulan dan tahun-tahun mendatang."

FLEA,SALAH SATU BASSIS TERBAIK DUNIA




Flea lahir di Melbourne, Australia, pada 16 Oktober 1962.Ayahnya, Mick Balzary, adalah nelayan yang rajin dan sering mengajaknya pergi memancing.Ketika Flea berusia lima tahun, keluarganya pindah ke Rye, New York karena pekerjaan ayahnya.Pada tahun 1971, orangtuanya bercerai dan ayahnya kembali ke Australia. Flea dan saudara-saudaranya tinggal bersama ibu mereka,Patricia, yang segera menikah lagi dengan musisi jazz.ayah tiri flea seorang musisi yang sering diundang ke rumahnya dan jam sesi sering terjadi antara mereka.Keluarganya pindah lagi ke Los Angeles, California, dan Flea terpesona dengan terompet.guru-gurunya menganggapnya sebagai anak ajaib,mereka berpendapat flea sejajar dengan musisi besar Herb Alpert, yang juga menghadiri Fairfax High. Lebih lanjut lagi, saat itu dia tak tertarik pada musik rock karena dia mengidolakan musisi jazz seperti Miles Davis, Louis Armstrong dan Dizzy Gillespie.

Ayah tirinya adalah seorang "alkoholik agresif" yang sering terlibat dalam baku tembak dengan polisi.katanya "Aku dibesarkan dalam hidup yang sangat keras, alkohol rumah tangga," flea kemudian berkata, "Aku tumbuh menjadi anak yang takut pada orangtuaku, terutama sosok ayah saya. Ini disebabkan [saya] banyak masalah di kemudian hari."dan Untuk mengatasi situasi ini, Flea mulai mencoba-coba menghisap ganja pada usia tiga belas,da mulai merokok setiap harinya.

Flea masuk Fairfax High School, dan ia segera bertemu dengan Anthony Kiedis, dan setelah ngobrol singkat, keduanya pun menjadi sahabat.Kiedis bercerita: "Kami tertarik untuk satu sama lain oleh kekuatan-kekuatan kejahatan dan cinta dan kami menjadi hampir tak terpisahkan. Kami berdua orang buangan sosial. Kami menemukan satu sama lain dan ternyata menjadi persahabatan yang berlangsung paling lama dalam hidupku. "Kiedis menjadi orang yang paling berpengaruh dalam hidup Flea,dia memperkenalkan flea pada musik rock,tepatnya punk rock.flea segera mengambil nama panggilannya, flea (kutu loncat) yangdiberikan kiedis kepadanya.

ALBUM - ALBUM ROCK PALING SUKSES

1.Appetite for Destruction adalah album debut kelompok Guns N' Roses. Diluncurkan pada tahun 1987, album ini mendapat sambutan luar biasa dari kritikus-kritikus musik dan merajai tangga album Billboard 200 di Amerika Serikat. Hingga sekarang, album ini tercatat sebagai album debut dengan angka penjualan tertinggi dalam sejarah.
Daftar lagu

1. "Welcome to the Jungle" – 4:34
2. "It's So Easy" – 3:23
3. "Nightrain" – 4:29
4. "Out ta Get Me" – 4:24
5. "Mr. Brownstone" – 3:49
6. "Paradise City" – 6:46
7. "My Michelle" – 3:40
8. "Think About You" – 3:52
9. "Sweet Child o' Mine" – 5:55
10. "You're Crazy" – 3:17
11. "Anything Goes" – 3:26
12. "Rocket Queen" – 6:13

2.Nevermind
nevermind adalah album kedua dari Nirvana, album ini dirilis pada tanggal 24 September 1991. Album ini sukses besar pada tahun 1991 dengan single Smells Like Teen Spirit. Pada tahun 1992, Michael Jackson yang pada saat itu mengeluarkan album Dangerous, digeser posisinya oleh Nirvana dengan album Nevermind, di posisi no.1, tangga lagu Billboard. Sampai saat ini, Nirvana adalah satu-satunya band beraliran musik rock (Rock Alternatif, Punk Rock, Grunge) yang dapat menggeser Michael Jackson dari tangga lagu Billboard, yang merupakan prestasi besar, bagi band yang beraliran musik rock.

Daftar lagu

Penulis/Pengarang semua lagu di album ini adalah Kurt Cobain, kecuali Smells Like Teen Spirit.

1. "Smells Like Teen Spirit" (Cobain, Novoselic, Grohl) – 5:01
2. "In Bloom" – 4:14
3. "Come as You Are" – 3:39
4. "Breed" – 3:03
5. "Lithium" – 4:17
6. "Polly" – 2:57
7. "Territorial Pissings" – 2:22
8. "Drain You" – 3:43
9. "Lounge Act" – 2:36
10. "Stay Away" – 3:32
11. "On a Plain" – 3:16
12. "Something in the Way" – 3:55
* "Endless, Nameless" (6:44) adalah lagu bonus atau hidden track dalam album bentuk CD.

3.Hybrid Theory
hybrid theory adalah album studio pertama oleh grup musik nu metal, Linkin Park, yang dirilis pada 24 Oktober 2000. Singelnya adalah "One Step Closer", "Crawling", "Papercut", dan "In the End".
Daftar lagu

1. "Papercut"
2. "One Step Closer"
3. "With You"
4. "Points of Authority"
5. "Crawling"
6. "Runaway"
7. "By Myself"
8. "In the End"
9. "A Place for My Head"
10. "Forgotten"
11. "Cure for the Itch"
12. "Pushing Me Away"

4.The Black Parade
the black parade adalah album studio ke-3 oleh My Chemical Romance. Album ini dirilis tahun 2006. Singel pertamanya adalah "Welcome to the Black Parade", disusul oleh "Famous Last Words", "I Don't Love You", dan "Teenagers". Rencananya, singel kelima adalah "Mama".

Daftar lagu

1. The End 1:52
2. Dead! 3:15
3. This Is How I Disappear 3:59
4. The Sharpest Lives 3:20
5. Welcome to the Black Parade 5:11
6. I Don't Love You 3:58
7. House of Wolves 3:04
8. Cancer 2:22
9. Mama 4:39
10. Sleep 4:43
11. Teenagers 2:41
12. Disenchanted 4:55
13. Famous Last Words 4:59
14. Blood* 2:53

THE REV (EDISI DRUMMER TERBAIK)




James Owen Sullivan, (lahir 9 Februari 1981 – meninggal 28 Desember 2009 pada umur 28 tahun; lebih dikenal dengan nama The Rev atau The Reverend Tholomew Plague) adalah seorang drummer sekaligus penyanyi latar untuk grup musik Avenged Sevenfold. The Rev juga sempat menjadi penyanyi utama pada grup musik Pinkly Smooth

tewasnya the rev

Drummer AVENGED SEVENFOLD, James Sullivan atau yang lebih dikenal dengan The Rev yang juga menjadi backing vocal di grup tersebut meninggal dunia dalam usia 28 tahun di rumahnya di daerah Southern California, Amerika.

Sejauh informasi yang ada pihak kepolisian setempat mengindikasikan tidak ada hal ganjil dibalik kematian salah satu drummer terbaik dunia tersebut dan The Rev meninggal secara wajar atau mungkin kelelahan akibat jadwal tur dan mereka baru saja menyelesaikan seluruh proses rekaman penggarapan album baru yang dijadwalkan beredar 2010.

“Kami mendapat kabar yang sangat sedih dan dengan berat hati kami merelakan Jimmy ‘The Rev’ Sulivan meninggalkan dunia. Jimmy bukan hanya salah satu drummer terbaik dunia, namun lebih dari itu dia sangat penting untuk menjadi teman terbaik dan saudara kami. Doa kami untuk keluarga Jimmy dan semoga kalian dapat menghormati Jimmy terutama ketika melewati masa-masa sulitnya. Jimmy, kau akan tetap ada di hati kami selamanya. Kami mencintaimu,”
demikian ditulis AVENGED SEVENFOLD lewat email resmi mereka.

10 Penyanyi Rock Terhebat Sepanjang Massa

Apa itu musik rock? Hingga saat ini belum ada yang bisa secara persis mendefinisikan istilah popular ini. Sebagian bahkan merasa pendefinisiannya akan justru membingungkan. Tulisan ini bukanlah hendak menjelaskan jawabannya atau lagi-lagi mendefinisikan apa itu musik rock, melainkan hanya akan melihat secara sederhana beberapa unsur yang mungkin bisa mempengaruhi pendefinisiannya.

Definisi musik rock secara literal sangatlah problematik. Menurut Collins Cobuild English Dictionary, musik rock adalah jenis musik yang memiliki nada sederhana dan beat yang cepat, dimainkan dan dinyanyikan oleh sekelompok orang dengan gitar listrik dan drum. Tentu saja definisi ini dibantah banyak orang, termasuk saya.

Ada banyak lagi pengertian lain tentang istilah ini. Ada yang menandakannya berdasar karakteristik sound, ada pula yang sekedar mengkontraskannya dengan musik pop, bahkan ada yang lebih menekankan pendefinisian musik rock berdasar proses pembuatan musiknya, semangat si pembuat musik, atau lirik yang terkandung.

Terlepas dari itu semua , sejarah musik rock telah mencacat musisi-musisi yang hebat dan sempat merajai panggung musik rock di dunia di era 60-90 an. Berikut daftar 10 penyayi rock terhebat sepanjang masa….

1. WILLIAM BRUCE ROSE Jr (Axl Rose)


(lahir di Lafayette, Indiana, 6 Februari 1962; umur 47 tahun) adalah “lead

vocals” Guns N’ Roses band asal Los Angeles, California Amerika Serikat.
Musisi yang lebih dikenal dengan nama Axl Rose selama ini dikenal sebagai
pemimpin sekaligus pendiri Guns N’ Roses (bersama Tracii Guns pada tahun
1985), sosok Axl ditubuh GNR begitu dominan, dia yang mengatur semua alur
cerita setiap GNR “memulai pertualangannya”.

Axl Rose mempunyai sifat otoriter, egois, dan dengan emosi yang
meledak-ledak, tak jarang teman-teman sebandnya kena semprot “kebengisannya”
Axl, dan oleh sebab itulah Guns N’ Roses bubar karena teman sebandnya sudah
tidak tahan lagi atas perilakuan Axl yang mau menang sendiri, ada yang
mengundurkan diri, ada dipecat, dan ada juga yang keluar dikarenakan beda
pendapat dengan Axl mengenai kemana selanjutnya arah music GNR.

Di Guns N’ Roses, Axl yang juga pencipta dan penulis lagu, dia diberkahi
kemampuan bisa merubah suaranya hingga 3X saat dia sedang bernyanyi dan dia
juga bisa bernyanyi sambil berlari kesana-kemari. Sebuah ciri khas Axl
dengan GNR-nya yang tak bisa digantikan vocalis manapun seandainya dia
keluar dari band. Tapi bukan berarti dia saja yang terpenting ditubuh Guns
N’ Roses, ada satu lagi sosok yang terpenting di GNR, dia tak lain adalah
sang gitaris GNR itu sendiri Slash. Menurut penggemar-penggemar “Guns N’
Roses sama dengan Slash”, tanpa Slash GNR sama seperti kehilangan
“Guns-nya”, dia lah warna GNR yg sesungguhnya dengan lantunan supernya dan
dengan cara dia memainkan gitar.
2. MICHAEL JACKSON


(lahir 29 Agustus 1958-25 Juni 2009) adalah Vokalis dan penulis Lagu dari
Amerik Serikat. Ia terkenal sebagai “THE KING OF POP” dan mempopulerkan
gerakan dansa “moonwalk” yang telah menjadi ciri khasnya. Albumnya yang
dirilis pada tahun 1982, Thriller, adalah album terlaris di dunia, dengan
penjualan melebihi 104 juta kopi di seluruh dunia, begitu banyak estimasi
penjualan untuk album yang satu ini dan menurut Guinness Book Of Morld
Records album ini terjual 65 juta kopi hingga taon 2007. Hingga hari ini
album thriller masih terjual 130 ribu keping tiap taonnya di Amrik sana. Ia
mulai karir bernyanyi pada usia lima tahun sebagai anggota kelompok vokal
keluarga Jackson (kelak menjadi The Jackson 5) yang menelorkan banyak Hits
seperti ABC, dan I’LL BE THERE. Seluruh album-album Jacko ( EPIC Release )
selanjutnya terjual puluhan juta keping untuk setiap albumnya dan bila
ditotal-totalin bisa berjumlah 200-an juta keping terjual diseluruh dunia.

3. ELVIS AARON PRESLEY


(8 Januari 1935–16 Agustus 1977) adalah seorang penyanyi rock ‘n’ roll
legendaris Amerika Serikat. Ia juga adalah seorang produser musik dan aktor.
Julukannya adalah “THE KING OF ROCK N ROLL”. Berkat lagu-lagunya yang
memadukan irama rock ‘n’ roll dengan lagu-lagu ballad, dunia rock ‘n’ roll
memperoleh fondasi komersial yang selanjutnya dapat dikembangkan musisi rock
‘n’ roll penerusnya. Pada masa kejayaannya, konser-konser Elvis dihadiri
massa (kebanyakan remaja) dalam jumlah yang sangat besar. Gaya, sifat, serta
cara berpakaiannya menjadi simbol bagi musik rock ‘n’ roll dan banyak ditiru
penggemarnya. Hingga saat ini Elvis masih dipercaya oleh penggemar beratnya
bahwa Ia belom mati alias masih hidup, hanya saja entah dimana
keberadaannya.

4. JAMES BROWN

lahir pada 3 Mei 1933 di Barnwell, South Carolina (AS). Brown, yang
menjuluki dirinya “GODFATHER OF SOUL“, juga dikenal sebagai “Soul Brother
Number One” dan “The Hardest Working Man in Show Business. Brown masih terus
saja manggung, setidaknya dalam setahun ia mampu menggelar 100
pertunjukan.Sepanjang hidupnya, Brown telah menerima sederet penghargaan.
Sebut saja, dua tropi Grammy, sebuah Grammy Lifetime Achievement Award pada
1992, dan sebuah penghargaan bergengsi Kennedy Center Honors pada Desember
2003. Meski sederet Hitsnya tak satupun menyentuh tangga tertinggi di
Billboard chart namun lagu-lagunya abadi seperti I GOT YOU ( I FEEL GOOD )
yang dirilis taon 1965, berada di nomor tiga dalam Top Ten. Sejumlah lagunya
bisa pula dinikmati sebagai Soundtrack film dan tayangan Tv. Ia telah
memusiki film BLACK CAESAR (1973) dan membawakan lagu Living America untuk
film Sylvester Stallone, Rocky IV (1985). Lagu Living…mendatangkan sebuah
penghargaan Grammy baginya pada 1987.

5. KURT DONALD COBAIN





(20 Februari 1967 – ± 5 April 1994) adalah penyanyi, penulis lagu dan
gitaris dalam band grunge dari Seattle, Nirvana. Dengan sukses band ini,
Cobain menjadi selebriti nasional dan internasional, suatu posisi yang
disandangnya dengan berat hati. Dia juga dianggap sebagai ‘SANG PENDOBRAK
KEMAPANAN”.

Pada 1991, melejitnya lagu Cobain yang paling terkenal, Smells Like Teen
Spirit, menandai bermulanya perubahan besar dalam musik pop dari jenis musik
yang populer di tahun 1980-an seperti glam metal, arena rock, dan dance-pop,
kepada grunge dan alternative rock.

Selain itu lagu-lagu tulisan Cobain lainnya misalnya About a Girl, Come as
You Are, In Bloom, Lithium, Heart-Shaped Box, All Apologies, dan Rape Me.

Cobain menikah dengan Courtney Love pada 24 Februari 1992 di Waikiki Beach,
Hawaii. Pada 18 Agustus, Frances Bean Cobain dilahirkan.

Pada 1 Maret 1994, setelah konser di München, Jerman, Cobain didiagnosa
dengan bronchitis dan severe laryngitis. Ia diterbangkan ke Roma hari
berikutnya untuk menjalani pengobatan, dan istrinya bergabung pada 3 Maret.

Pagi berikutnya, Love bangun dan menemukan Cobain sudah overdose dengan
paduan dari champagne dan Rohypnol. Ia dilarikan ke rumah sakit dan setelah
lima hari di sana diperbolehkan pulang. Karena masalah drugs ini, Cobain
dimasukkan ke panti rehabilitasi pada tanggal 30 Maret. Pada malam 1 April,
Cobain keluar untuk merokok dan kemudian kabur dari panti tersebut dengan
memanjat pagar. Ia kemudian pergi ke Seattle dan menghilang.

Pada tanggal 3 April, Love menghubungi seorang private investigator, Tom
Grant, dan menyewanya untuk menemukan Cobain. Pada tanggal 8 April 1994,
jenazah Cobain ditemukan di sebuah ruangan di atas garasi rumahnya di Lake
Washington oleh pegawai Veca Electric bernama Gary Smith. Otopsi kemudian
memperkirakan Cobain tewas pada 5 April 1994.

6. JAMES DOUGLAS MORRISON

(December 8, 1943 – July 3, 1971) adalah seorang penyanyi hebat, penulis
puisi, penulis lagu, penulis, dan sutradara film. Dia paling dikenal sebagai
penyanyi band THE DOORS, dan seluruh dunia mengengenangnya sebagai sosok
yang paling KARISMATIK dan paling berpengaruh dalam sejarah musik dunia. Dia
juga dikenal seorang penulis buku-buku/kumpulan puisi dan sutradara film
pendek dan Dokumenter. Dengan The Doors, Morrison menelorkan 6 album yang
semuanya mendapat sertifikat Platinum oleh RIAA. Single mereka yang sempat
nangkring di puncak tangga lagu adalah Light My Fire dan Hello, I Love You.
Tidak kurang seorang Scott Weiland, vokalis STP dan Velvet Revolver dan
Scott Stapp dari band Creed mengklaim dirinya terpengaruh ato terinspirasi
dari Jim Marrison ini.

7. PAUL DAVID HEWSON

(lahir 10 Mei 1960), nama julukannya BONO VOX, nama panggungnya Bono, adalah
Vokalis utama dari kelompok musik rock Irlandia, U2. Sejak pertengahan 80-an
Bono telah aktif menggalang dana lewat konser BAND AID dan tampil lagi pada
konser LIVE AID dan LIVE 8. Semenjak 1999 ia semakin terlibat dalam
melakukan kampanye penghapusan utang Dunia ketiga dan penderitaan AFRIKA.
selain mengurusi Band-nya, Bono membentuk sebuah organisasi yang dinamai
“DATA” yang merupakan singkatan dari Debt,Aids,Trade in Africa ( Utang ,
AIDS, Perdagangan di Afrika ). Fokus dari organisasi ini adalah
membangkitkan kesadaran tentang apa yang diklaimnya sebagai utang afrika
yang tidak dapat terbayar, Aids yang tak terkendali dan aturan-aturan
perdagangan yang merugikan rakyat miskin benua itu. Pada Februari 2006, Bono
tercatat di antara 191 orang yang dicalonkan untuk mendapatkan Hadiah Nobel
untuk Perdamaian.

Dalam urusan bermusik Bono dan U2 benar-benar berada di puncak pas The
Joshua Tree dirilis tahun 1987. Album ini merebut posisi nomor satu di
daftar album terlaris Inggris dalam waktu sangat singkat, dan kemudian mulai
merambah Amerika dan bertahan hingga sembilan pekan. Karena lagu andalannya
benar-benar merajai, U2 sempat jadi laporan utama majalah Time dengan judul
TIKET ROCK TERPANAS. Inilah kehormatan yang hanya didapat oleh dua band
lain, The Beatles dan The Who.

Sekarang, sudah hampir 30 tahun berkarya, U2 ternyata masih berjaya sebagai
salah satu band paling berpengaruh di dunia dan mendapat beragam
penghargaan, termasuk 2 buah Grammy Awards.

8. SIR MICHAEL PHILIP ”MICK” JAGGER

(Lahir 26 Juli 1943) adalah musikus rock, aktor, penulis lagu, produser,
serta pengusaha berkebangsaan Inggris. Ia terutama dikenal sebagai vokalis
utama grup musik The Rolling Stones. Siapapun pasti mengenal si pemilik
BIBIR DOWER, dengan umur yang sudah mencapai 65 taon masih mampu terus
menggelar tur dunia dengan band mereka. 26 September 2007, Mick jagger dan
The Rolling Stones mencetak penjualan tiket konser 437 juta dollar selama
menggelar A BIGGER BANG TOUR, dan berjanji untuk tidak pensiun…” Aku yakin
The Rolling Stones akan melakukan hal-hal yang lebih lagi dan terus rekaman
dan terus tur. Kami ngga punya rencana menghentikan kenyataan-kenyataan
itu”.

9. JOHN WINSTON LENNON

(9 Oktober 1940 – 8 Desember 1980) paling dikenal sebagai penyanyi, pencipta
lagu, instrumentalis, penulis, dan aktivis politik yang terkenal di seluruh
dunia sebagai pemimpin dari The Beatles. Lennon dan Paul McCartney membentuk
partnership pencipta lagu yang paling sukses dan berhasil hingga saat ini.
Lennon dengan sinismenya dan mcCartney dengan optimismenya melengkapi satu
sama lain dengan sangat baik. Setelah bubarnya The Beatles pada tahun 1970,
ia juga sukses dengan karir solonya. Salah satu hitsnya yang hingga kini
masih sangat terkenal adalah Imagine, lagu yang kemudian menjadi salh satu
himne perdamaian dunia.

Lennon juga menunjukkan sifatnya yang PEMBERONTAK dan selera humornya yang
sinis dalam film-film seperti A Hard Day’s Night (1964), dalam buku yang
ditulisnya seperti In His Own Write, konferensi pers dan wawancara. Ia
menggunakan kepopulerannya untuk kegiatannya sebagai aktivis perdamaian,
seniman dan penulis.

Lennon dua kali menikah, yaitu dengan Cynthia Powell di tahun 1962 dan
seniman Jepang, Yoko Ono di tahun 1969. Ia memiliki dua orang anak, Julian
Lennon (lahir tahun 1963) dan Sean Taro Ono Lennon (lahir tahun 1975). Ia
meninggal di New York pada usia 40 tahun, ditembak oleh Mark Chapman,
penggemarnya yang gila.

10. JAMES ALAN HETFIELD

( Lahir 3 August 1963, Downey, California) adalah sang penulis lagu utama
(bersama drummer Lars Ulrich dan terkadang guitarist Kirk Hammett), salah
satu pendiri, vokalis and rhythm guitar dari band thrash/heavy metal
Amerika…Metallica. Karena kehebatan dalam menciptakan lagu dan meramu musik
cadas yang tetap enak didengar, ngga salah kalo Band-nya mendapat predikat
THE KING OF HEAVY/THRASH METAL ngalahin band thtash sebelum dan sesudah
mereka. Ngga sedikit band-band baru yang jelas sangat terpengaruh dari musik
dan juga gaya panggung Metallica.

sumber:google.co.id

VIDEO MUSIC © 2008. Design by :vio Templates S